
SUKABUMI – Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan perkembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia ini kini mengandalkan sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi, Rabu (1/4/2026).
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan bahwa karakter wilayah yang beragam, mulai dari pesisir, perbukitan hingga kawasan pertanian, menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pemerintah kecamatan terus berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.
Baca Juga: Akui Salah Pilih Kata, Rere Said Subakti Minta Maaf ke Insan Pers Sukabumi
Sejumlah destinasi wisata alam di Cisolok menjadi daya tarik bagi wisatawan, di antaranya Pantai Karanghawu, Pantai Cibangban, Pantai Cikembang, serta Geyser Cipanas Cisolok yang dikenal sebagai fenomena alam unik.
Selain sektor pariwisata, bidang pertanian juga tetap menjadi penopang utama ekonomi masyarakat dengan komoditas unggulan seperti padi, kopi, dan kelapa.
Di sisi lain, pertumbuhan UMKM terus didorong melalui pengembangan produk olahan hasil laut, kerajinan tangan, serta kuliner khas daerah. Pemerintah kecamatan juga aktif memberikan pelatihan dan pendampingan guna memperkuat ekonomi berbasis desa.
“Pengembangan sektor pariwisata dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kebersihan, dan kelestarian lingkungan,” tambahnya.
Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Cisolok dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu kawasan wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
The post Cisolok Bangkit, Pariwisata dan UMKM Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal first appeared on Sukabumi Ku.












