Kuliner

Kalio Jengkol Ikan Teri, Hidangan Khas Minang dengan Aroma Rempah yang Menggugah Selera

4
×

Kalio Jengkol Ikan Teri, Hidangan Khas Minang dengan Aroma Rempah yang Menggugah Selera

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Bagi pecinta kuliner Nusantara, Kalio Jengkol Ikan Teri khas Minang bisa menjadi pilihan menu rumahan yang lezat dan menggugah selera. Hidangan ini memiliki cita rasa gurih pedas dengan aroma rempah yang kuat, dipadukan dengan tekstur jengkol yang empuk serta ikan teri yang renyah.

Kalio sendiri merupakan masakan khas Minangkabau yang dimasak menggunakan santan dan rempah-rempah hingga kuah mengental, namun tidak sampai kering seperti rendang.

Dalam resep yang dilansir dari kanal YouTube Masak TV, Kalio Jengkol Ikan Teri menggunakan bahan utama berupa jengkol rebus, ikan teri goreng, dan santan kental asli.

Baca Juga : Resep Cabai Isi Udang Pedas Gurih, Kuliner Rumahan ala Sukabumi yang Mudah Dibuat

Bumbu halus yang digunakan terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, lengkuas, jahe, kunyit, serta tambahan serai dan daun kunyit untuk memperkuat aroma khas masakan Minang.

Cara membuatnya pun cukup mudah. Jengkol terlebih dahulu direbus hingga matang lalu digeprek agar bumbu lebih meresap.

Setelah itu, santan dimasak bersama bumbu halus hingga mendidih. Ikan teri goreng kemudian dimasukkan sebelum jengkol dicampurkan ke dalam kuah santan berbumbu.

Baca Juga : Resep Es Kelapa Selasih Jeruk Nipis, Minuman Segar ala Sukabumi Cocok Dinikmati Saat Cuaca Panas

Masakan dimasak perlahan hingga kuah mengental dan minyak dari santan mulai keluar, menghasilkan rasa gurih yang khas dan nikmat disantap bersama nasi hangat.

Perpaduan rasa gurih santan, pedas cabai, serta aroma rempah membuat hidangan ini cocok menjadi menu makan siang bersama keluarga.

Tak hanya lezat, Kalio Jengkol Ikan Teri juga menjadi salah satu sajian khas Minang yang masih digemari banyak masyarakat hingga saat ini.(SE)

The post Kalio Jengkol Ikan Teri, Hidangan Khas Minang dengan Aroma Rempah yang Menggugah Selera first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *