
Sumber: Radar Sukabumi
JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah menyediakan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hingga Agustus 2025, BRI telah menyalurkan KPR Subsidi kepada lebih dari 107 ribu penerima manfaat dengan total outstanding mencapai Rp14,65 triliun, mayoritas melalui skema FLPP.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa BRI menerapkan prinsip kehati-hatian dalam proses kredit, dengan assessment ketat untuk menjaga kualitas pembiayaan. Rasio kredit bermasalah (NPL) KPR Subsidi BRI pun tetap terjaga.
Dari sisi pendanaan, BRI memiliki Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 84,97% pada triwulan II 2025, ditambah dukungan likuiditas Rp55 triliun dari pemerintah. Ini memperkuat kapasitas BRI dalam menyalurkan pembiayaan hunian bersubsidi secara berkelanjutan.
Meski tantangan masih ada, seperti backlog perumahan 10 juta unit dan rendahnya pemahaman calon nasabah, BRI terus mendorong sosialisasi dan kemudahan akses. Dengan jaringan lebih dari 7.000 kantor cabang, BRI siap memperluas layanan hingga pelosok negeri.
“Keunggulan jaringan kami menjadikan BRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat realisasi program perumahan rakyat,” tutup Hery.(adv)
The post BRI Perkuat Pembiayaan KPR Subsidi untuk Hunian Terjangkau appeared first on Radar Sukabumi.












