
Sumber: Radar Sukabumi
BOGOR – Meja Kayu lawas di Leuwiliang Kabupaten Bogor menjadi saksi bisu. Saksi dimana perjuangan tanpa henti dibarengi cucuran keringat serta air mata dan lantunan doa-doa terbaik seorang Endriyana, sebelum memiliki konter dengan branding terbeken tahun 2023 dan 2025 dari Indosat Ooredoo Hutchison.
Jangan salah, berkat meja kayu itulah pria yang akrab disapa Hendrik ini mampu memberdayakan masyarakat sekitarnya untuk sama-sama melek digital. Tangan dingin, mudah akrab dan komunikatif adalah kunci bagi Hendrik dalam mempertahankan usahanya dari kencangnya godaan pun ketatnya persaingan di dunia perkonteran yang maha dahsyat.
Ia paham betul di area tempat tinggalnya tidak sedikit orang yang jauh dari kata paham akan dunia digital. Tidak hanya meja kayu dan beberapa kartu perdana yang dipajang pada masa itu, ternyata menjadi jalan baginya untuk melebarkan sayap bisnis.
Walaupun tangan masih dalam infusan pasca operasi di RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang Bogor, Jumat pagi itu Hendrik masih satset menjamah smartphonenya demi menjawab pesan masuk baik dari keluarga, saudara, pelanggan bahkan jurnalis Radar Sukabumi.
Perbincangan perdana dimulai sejak pukul 07.46 WIB. Ucapan salam tanda dimulai percakapan via aplikasi WhatsApp langsung dijawabnya, dengan sopan ia menanyakan identitas. Seolah tahu bahwa ada jurnalis yang ingin mewawancarainya seputar pemberdayaan UMKM binaan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) .
“Waalaikumsalam, iya maaf dengan siapa ini? Via wa aja ya Pak.. Soalnya saya masih d rmh sakit. Baru beres operasi,” ucap Hendrik, Owner Hendrik Cell saat menjawab pertanyaan Radar Sukabumi yang hendak mewawancarainya, Jumat (21/11/2025).
Senyumnya yang khas serta komunikatif membuat arah bicara terbuka. Dengan semangat 45, dibukanya memori masa silam.
“Kalau untuk terjun didunia konter sejak 2006,tapi untuk Hendrikcell sendiri berdiri sejak tahun 2014. Pendirinya ya saya sendiri,” tuturnya ramah.
Hendrik dulu memulai usahanya dari satu meja kayu dan beberapa kartu perdana di rumah. Ia jeli di wilayahnya masih banyak orang belum paham dunia digital. Makanya ia tak hanya berjualan, tapi juga membuka ruang belajar bersama, soal bagaimana pelanggan menggunakan ponsel pintar dan menjaga keamanan akun.
Bermitra dengan IM3, Hendrik kini melayani lebih banyak masyarakat, jangkauannya semakin luas bahkan usahanya yang dimulai dari satu meja kayu kini menjadi tempat konsultasi bagi tetangga dan masyarakat sekitar yang memiliki kendala terkait koneksi.
“Yang penting orang sini gak ketinggalan soal perkembangan digital,” katanya.
Di balik etalasenya yang sederhana, ada peran besar dalam memperluas dan memperdalam inklusi digital.
“Dulu belum terlalu banyak yang menggunakan gedget makanya buka di rumah di Bogor, kalau sekarang Alhamdulillah buka outlet dekat rumah. Nama Hendrik Cell diambil dari nama ownernya sendiri. Yaitu Endriyana dan biasa dipanggil Hendrik kok mba,” ucapnya.
Im3 sudah mendarah daging. Apalagi banyak banget cuannya dan banyak program menarik buat outlet. “Saya sangat jatuh cinta kepada Indosat Ooredoo Hutchison dari dulu, untuk jualan pulsa modal awal sekitar dulu Rp300 ribu. Indosat bikin usaha kami sukses banyak yang saja jual, mulai kartu perdana, aksesoris, service Hp, laptop, dan komputer bahkan kami bisa buka percetakan seperti surat undangan dan banner,” tuturnya.
Ternyata sebegitu di hatinya produk-produk besutan Indosat, Hendrik Cell makin agresif mengikuti program IM3.
“Sejak 2017 kita ikut program Im3 . Alhamdulilah tiap tahun transaksi terus meningkat dan selalu dapat hadiah dari Im3. Seperti lomba branding 2023 kita dapat motor Fazio dan 2025 kita dapat hadiah lagi motor Mio. Pokoknya Im3 is The Best selalu loyal sama outlet. Belum lagi hadiah-hadiah yang lainnya berupa saldo mobo, ewalet, tablet dan lainnya,” paparnya.
Soal pemberdayaan IOH jangan ditanya. “Keunggulannya Indosat itu selalu loyal ke outlet dan banyak program-program menarik buat outlet,” Tegasnya lagi.
Warga sekitar Hendrik Cell hampir 90℅ pengguna Im3. Mereka sangat senang menggunakan produk-produk Im3. Ditambah sinyal kuat dan stabil
“Harapan outlet semoga Indosat selalu ada program-program menarik buat outlet dan harapan masyarakat selalu banyak promo dan harga murah,” tandas pria ramah yang juga bertugas sebagai operator sekolah.
Rahmat, seorang pelanggan setia Hendrik Cell mengaku puas dengan layanan yang diberikan. “Di Hendrik Cell kita itu jadi makin cerdas, karena beli di sini kita dapat literasi digital. Saya sering beli produk-produk Indosat dong karena kenceng banget murah banget,” singkatnya. (sri)
The post “Ngedate” di Meja Kayu, Hendrik Cell Tumbuh Bersama Konektivitas, Berdayakan Masyarakat Perluas Inklusi Digital appeared first on Radar Sukabumi.












